Minggu, 10 April 2011

Pesona Air Terjun Bayang Sani Indah


air terjun bayang sani tingkat pertama

Air terjun Bayang Sani indah terletak di kampung Koto Baru kecamatan Bayang.Air terjun dengan ketinggian hampir 80 puluh meter ini memang sudah sangat terkenal sejak dahulunya.Pada zaman penjajahan belanda, air terjun Bayang Sani ini menjadi tempat mandi-mandinya mener-mener dan nona-nona belanda.Saking takjubnya mener dan nona belanda tersebut pada air terjun ini maka diberilah nama air terjun ini dengan nama WELL COME atau air terjun selamat datang.
Dahulunya air terjun yang mirip dengan ekor kuda ini selalu disebut oleh masyarakat dengan nama well come baru pada dekade tahun 80-an nama well come itu diganti dengan nama Bayang Sani.
Air terjun Bayang Sani ini menjadi icon wisata air terjun di kabupaten Pesisir Selatan.Dapat dibilang air terjun Bayang Sani ini air terjun yang terbesar di kabupaten Pesisir Selatan.Air terjun Bayang Sani terdiri dari beberapa tingkat,menurut penduduk sekitar ada sekitar lima buah air terjun.Tetapi yang dapat dijangkau hanya sampai pada air terjun tingkat kedua.
Air terjun Bayang sani tingkat pertama adalah air terjun yang menyambut para wisatawan saat baru sampai di lokasi.
Pada air terjun tingkat pertama ini ketinggiannya hampir 80 meter,terdiri dari tiga cabang air terjun yang meliuk-liuk diatas bebatuan cadas tempat air itu mengalir.Dibawah air terjun ini ada lubuk yang telah dibuatkan kolamnya untuk tempat mandi-mandi.Disini juga telah dilengkapi dengan tempat ganti pakaian,toilet dan tempat sembahyang.
Disekitar air terjun Bayang Sani tingkat pertama ini banyak orang berjualan,berbagai makanan atau kue-kue banyak di jual disini.Pada intinya air terjun tingkat pertama inilah yang paling banyak dikunjungi orang untuk tujuan wisata.
Air terjun Bayang Sani tingkat kedua adalah sebuah air terjun yang terletak kira-kira 400 meter di atas air terjun Bayang Sani tingkat pertama.
Untuk samapai di air terjun tingkat kedua ini wisatawan harus berjalan kaki mendaki bukit yang terletak di samping air terjun bayang sani tingkat pertama sejauh lebih kurang 400 meter,perjalanan meyusuri perkebunan karet penduduk.
Air terjun bayang sani tingkat kedua ini berdiri tegak dengan ketinggian kira-kira 25 meter.Air terjunnya hanya satu tidak terbagi seperti air terjun bayang sani tingkat pertama.
Udara disekitar air terjun tingkat kedua ini agak lembab,karena hampir seluruh lokasi air terjun tertutup oleh dedaunan tumbuhan hutan yang rimbun.
Pada air terjun ini air dilubuknya berwarna kehijauan pertanda dalam,yang indah pada air terjun ini adalah dilubuknya yang dalam itu terdapat batu-batu besar yang menyembul ke permukaan seperti pulau-pulau ditengah lautan.



Airnya yang yang berhulu dari rimba perbukitan Lumpo yang masuk kawasan TNKS terasa sangat sejuk sehingga wisatawan tidak tahan untuk berlama-lama mandi disini.
Air terjun ini memang tidak begitu banyak dikunjunginya dikarena letaknya yang agak jauh dengan jalan setapak yang mendaki agak curam.
Nah berkunjunglah ke air terjun rang bayang ini.
Selamat bermandi-mandi………

 

Pantai Carocok Painan

Para pejalan dan petualang keindahan alam ciptaan Allah SWT yang berbahagia, saat ini saya mengajak kita semua untuk berplesiran sejenak ke sebuah pantai yang amat indah dikota Painan. Painan adalah ibukota Kabupaten Pesisir Selatan sekaligus ibukota kecamatan IV Jurai, jaraknya dari kota Padang hanya ± 75 Km, jika bepergian pakai mobil dengan kecepatan rata rata hanya menghabiskan waktu sekitar 2 jam perjalanan, tidak terlalu jauh bukan ? Topografi kotanya seperti kue mangkuk, kotanya berada disekeliling bukit bukit hijau dan disebelah baratnya terbentang lautan samudera yang jernih membahana.
Objek Wisata Pantai Carocok
Dipantai Kota Painan inilah terdapat sebuah objek wisata yang sudah berskala nasional yakni Objek Wisata Pantai Carocok. Pantai ini memiliki pasir yang sangat bersih dan putih, memiliki tepi pantai yang landai sehingga bisa untuk berenang bagi anak anak dan juga orang dewasa, airnya sangat jernih sekali. Kawasan ini berhadapan dengan 2 buah pulau yaitu pulau kereta dan pulau cingkuak. Dari kejauhan juga nampak pulau semangki dengan pemandangan yang indah dan airnya yang sangat bersih.
Pulau cingkuak merupakan pulau yang sangat bersejerah bagi Indonesia, karena dipulau inilah tempat pertama kali Belanda mendarat di pulau Sumatera. Kita bisa menemukan benteng Belanda yang sampai sekarang masih ada.
pantai-carocok-painan2
Pulau Cingkuak
Adapun kegiatan yang bisa dilakukan dikawasan ini adalah seperti berenang, menyelam bagi penikmat olah raga surfing untuk melihat keindahan terumbu karang.
Selain itu kita juga bisa menaiki bukit sambil berolah raga yakni di Bukik Langkisau, dari puncak bukit ini kita akan dapat menyaksikan pemandangan yang sangat menakjubkan, sekarang ini Olah Raga Paralayang dari puncak bukik langkisau juga sudah menjadi agenda nasional.
Dilokasi Pantai Carocok ini biasanya juga ada jadwal pertunjukkan organ tunggal, karena disini juga ada sebuah lapangan terbuka yang cukup asyik untuk kita gunakan sambil tidur tidur ditikar dengan sepoian angin laut yang menyejukkan. Malam harinya terutama bagi anak muda penyuka kemping, disini juga bisa dilakukan.
pantai-carocok-painan4lokasi Pantai Carocok
Disamping kelebihan itu, memang ada beberapa hal yang perlu diperhatikan lagi oleh pengelola Objek Wisata Pantai Carocok, seperti kebersihan lingkungan baik di pantai maupun dilingkungan perumahan penduduk menuju lokasi objek wisata, selain itu lokasi objek wisata ini juga berdekatan dengan Tempat Pelelangan Ikan, mungkin dengan telah dibangunnya dermaga baru di selatan Kota Painan, TPI ini mungkin bisa dipindahkan kelokasi tersebut atau ketempat lain. Jikapun TPI masih disana, mungkin kebersihannya perlu ditingkatkan lagi, jangan sampai keindahan pantai carocok terkotori oleh bau ikan yang kurang sedap atau limbah plastik dan kotoran ikan bekas penjual dan penangkap ikan. Areal parkir mungkin juga perlu ditertibkan lagi.
pantai-carocok-painan5
Dan yang utama sekali saya berharap untuk pengembangan objek wisata kedepan kita tidak perlu lagi mengutip karcis kepada siapapun yang berkunjung ke Pantai Carocok ini, ataupun keobjek wisata lainnya. Untuk mendapatkan biaya sebagai pengelolaan mungkin bisa dengan cara inovasi lain, seperti pajak dari warung makanan/minuman, penyewaan alat alat renang, dsb…. sehingga dibenak pengunjung, jika memasuki objek wisata tidak lagi hal pertama kali yang mengahantui mereka adalah masalah karcis, terlepas dari besar kecilnya harga karcis yang diminta.
Kepada pengunjung yang mau mengeliling pulau Cingkuk atau Pulau kereta yang berada tidak jauh dari pantai ini, harap berhati hati, karena batu batu karang dipulau ini yang menjorok ketengah lautan sangat licin, kadang kadang ada ombak besar yang datang dengan tiba tiba. Karena itu harap menjaga keselamatan saudara, keluarga dan rombongan lainnya, agar selalu waspada jangan sampai ketenangan, keindahan alam dan kejernihan airnya membuat kita terlenaa…….
Selamat berenang di Pantai Carocok

Jembatar Akar

      jembatan akar terletak dikabupaten pesisir selatan ,khususnya bayang desa kecilnya di pulut pulut...jembtan akar adlah jalinan akar yang terjalin dari bibir sungai kiri dan kanan....dari dua batang pohon beringin yang begitu indah .dibawahnya ada aliran sungai yang sejuk akan ikan ikan larangan yang berenang di bwah nya dengan mempesona sekitarnya ada tempat tempat duduk untuk santai..............


      ada yang jualan makanan kecil dan minuman....disini dulu para abri singgah ..dan mendirikan sebuah..tugu .....kalu kita melihat kesisi kiri kita akan melihat gunung yang menjulang tinggi .orang orang sana menyebut gunung jantan dan ada pula gunung yang berhadapan langsung dg gunung jantan yaitu gunung betina...di sisi kiri jembatan akar da perumaahan penduduk yang tertata rapi.........

Senin, 04 April 2011

MEMBANGUN BANGSA ADALAH MEMBANGUN DESA

Komitmen untuk melakukan pembangunan, tentunya bukan hanya milik pemerintah semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab dari semua komponen bangsa. Masa lalu sentralisasi pembangunan era Orde Baru, harus mampu dijadikan motivasi untuk melakukan pembangunan secara menyeluruh, baik lintas sektoral, lintas wilayah maupun lintas bidang.
            Salah satu komitmen yang dilakukan pemerintah sekarang adalah mendorong percepatan pembangunan khususnya di daerah-daerah tertinggal, termasuk desa tertinggal. Data Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) menyebutkan, terdapat 38.232 (54,14%) kategori desa maju,yang terdiri dari 36.793 (52,03) kategori maju dan 1.493 (2,11%) kategori sangat maju. Sementara desa tertinggal berjumlah 32.379 (45,86%) yang terdiri dari 29.634 (41,97) kategori tertinggal dan 2.745 (3,89%) kategori sangat tertinggal. Ketimpangan inilah yang menjadi komitmen dari PDT untuk melakukan percepatan pembangunan desa tertinggal.
Semantara itu, fakta tentang desa tertingga menyebutkanbahwa, desa belum dapat dilalui mobil sebanyak 9.425 desa, desa belum ada sarana kesehatan sejumlah 20.435 desa, desa belum ada pasar permamen sebanyak 29.421 desa, besa belum ada listrik sebanyak 6.240 desa. Sementara rata-rata keluarga miskin di desar tertinggal adalah 46,44% dan IPN desa tertinggal sebesar 66,46.
            Besarnya dispasitas antara desa maju dan desa tertinggal sebagaimana yang tersebut di atas, banyak disebabkan karena masing-masing sektor (departemen tekhnis) berjalan dengan sendiri-sendiri, pembangunan yang berjalan belum sepenuhnya partisipatoris, pembangunan desa yang belum terintegrasi serta kebijakan-kebijakan pembangunan desa belum optimal menekankan pro poor, pro job dan pro growth.
Serta kebijakan pembangunan yang belum mampu mengambarkan karakteristik dari desa tersebut. Artinya, keberagaman desa diasumsikan memiliki karakteristik yang sama. Kondisi yang demikian, menjadi amat wajar jika ketimpangan antara desa maju dan desa tertinggal menjadi semakin besar.
            Pengalaman inilah yang menjadi dorongan bagi KPDT untuk menekankan percepatan pembangunan desa dengan pendekatan yang holistik (menyeluruh). Konsep yang ingin dikembangkan oleh KPDT adalah dengan menerapkan desa model, yakni konsep pembangunan desa dengan penetapan desa sebagai lokus dan fokus dari berbagai bentuk intervensi dari pemerintah yang dalam hal ini adalah KPDT.
            Berdasarkan pengalaman di atas, kebijakan desa model dipisahkan berdasarkan beberapa karakteristik desa, yakni desa pulau-pulau kecil, desa pesisir, desa perbatasan dan desa pedalaman. Kodifikasi ini dijadikan sebagai media untuk mempermudah berbagai instrumen dan pendekatan pembangunan pada desa tersebut.
            Dan, sesuai dengan tupoksi KPDT, yakni sebagai koordinasi dan fasilitasi, kebijakan desa model diharapkan mampu menjadi perekat bagi sistimatisasi pembangunan desa yang melibatkan semua sektor atau departemen tekhnis. Karena bagaimanapun kebutuhan bagi percepatan pembangunan desa mancakup semua bidang, yakni infrastruktur, ekonomi, pemerintahan, tekhnologi, sosial dan budaya, pendidikan, lingkungan, aksesibilitas/informasi, kesehatan dan berbagai layanan dasar lainnya.
            Mengingat besarnya cakupan tersebut, serta kemampuan KPDT yang terbatas, maka peran departemen tekhnis menjadi amat vital. Disinilah pentingnya sinergi antara Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) yang berkewajiban untuk melakukan perumusan kebijakan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan dibidang pembangunan daerah tertinggal, serta menyelenggarakan operasionalisasi kebijakan dibidang bantuan infrastruktur perdesaan, pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan demikian, sinergi dari semua stakeholder (baik pemerintah - departemen tekhnis dan KPDT -, pemerintah daerah, swasta dan masyarakat sendiri ) diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan bangsa, dimana desa menjadi komponen penting dari bangsa tersebut.
Dan, sasaran-sasaran strategis untuk berkurangnya desa tertinggal dan terisolir, berkurangnya indeks kemiskinan, meningkatnya pendapatan masyarakat yang ditandai dengan terciptanya lapangan kerja dan kesempatan kerja, berkembangnya perekonomian lokal masyarakat, kuatnya jaringan informasi dan ekonomi serta peningkatan kapasitas kelembagaan pemerintah dan masyarakat. Dan tidak yang tidak kalah penting adalah percepatan rehabilitasi desa pasca konflik dan bencana alam dapat tercapai dalam waktu dekat. Jelas sudah, bangsa membangun bangsa tidak bisa meninggalkan pembangunan desa.